Di belakang tembok yang sedang kupunggungi sedang menari ribuan rintik air dari langit diatas tanah. mereka berdansa menggumam nada bersahutan. suaranya gemerincing, suaranya dingin, suaranya merambatkan sunyi.
Bising yang sedari tadi menarik kaki untuk menghentak dan menyihir bibir yang menggumam mengikuti suara dari dalam benda balok berlayar terang 30 sentimeter dari mataku ini seketika lumpuh. kalah dengan tarian magis air yang hanya dilihat oleh telingaku itu.
segalanya mendadak sunyi. aku tidak suka dengan sunyi pada sore hari menjelang senja seperti ini.
biasanya dia menghanyutkan banyak sekali rindu dari segala muara.
dan apalagi sore hari yang sunyi karena tarian air langit yang merenggut senja. langit menggelap, dingin mengepung, suara alam menggema disegala sudut. bukan hanya menghanyutkan, dia akan membanjiriku dengan, rindu.
iya. segala kata yang kutata sedari awal tadi sebenarnya hanya caraku menjelaskan bahwa,
sore ini aku telah kalah pada rindu.
Selasa, 30 Oktober 2012
kalah
...
" Gue baru tau kenapa Tuhan menciptakan manusia itu tidak ada yang sempurna, karena DIA juga akan menciptakan manusia lain yang akan menjadi pasangan hidup kita dan akan mengisi ketidak sempurnaan masing-masing. agar menjadi satu bagian yang tak terpisahkan, saling mengisi kekurangan sehingga menjadi sesuatu yang utuh. Sempurna " - Marsha Timothy dan Vino Giovanni Bastian.
Minggu, 09 September 2012
...
aku pernah berjanji, jika kamu datang, aku tidak akan pernah bertanya kenapa baru sekarang. aku pernah bersumpah , jika kamu datang, aku tenang )*
aku boleh memuji diri sendiri, disana , ditempat kita pertamakali dipertemukan kembali, akhirnya aku tau aku bukan seorang pengingkar. ya. aku merasa tenang. seperti tidak perlu ada apa-apa yang terucap untuk saling terlihat dekat. sungguh, aku tenang. bahkan saat mengingat aku yang sedang bersamamu, seperti saat ini.
)* jika kamu datang, sadgenic book, rahne.
Langganan:
Postingan (Atom)